Skip to main content

Bayi Terbesar Lahir ke Dunia, Beratnya 18 Kg

Bayi terbesar di dunia.

Melahirkan merupakan salah satu pengalaman yang paling unik dan indah bagi seorang wanita. Meski persalinan bukanlah proses yang mudah, semuanya akan terlupakan begitu melihat bayi keluar. Ketika seorang ibu melihat bayi yang telah ia kandung selama 9 bulan telah lahir, semua rasa sakit akan hilang. 

Meski bayi biasanya lahir sehat, tetapi ada beberapa kasus yang memerlukan perawatan khusus. Umumnya, bayi memiliki panjang 46-53,5 cm dan berat 2,5-4,3 kg. Tapi, apa jadinya jika bayi yang dilahirkan berukuran lima kali lebih besar?

Ya, kasus ini baru saja terjadi di salah satu rumah sakit di Australia. Seorang wanita yang memiliki kelebihan berat badan mengalami keadaan darurat beberapa minggu yang lalu, ia akan segera melahirkan. 

Para dokter memeriksa wanita tersebut dan yang mereka temukan sungguh mengejutkan, hasilnya menunjukkan bahwa bayi tersebut beratnya mencapai 18 kg. Ini merupakan salah satu kasus paling ekstrem.

"Dalam situasi sebelumnya, kami sudah pernah berurusan dengan wanita yang memiliki berat badan berlebih. Namun, kami tidak pernah menyaksikan sesuatu seperti yang kami lihat sekarang. Kelahiran ini akan terus diingat dalam hidup kita. Namun, kami menyadari ini adalah bayi yang sangat kuat dan besar. Saya yakin dia akan menjadi pemain rugby profesional saat ia bertambah tua," canda sang dokter. Ia juga mengatakan, awalnya ia berpikir bayinya kembar 2 atau bahkan 3. 


Seperti yang diketahui, kelebihan berat badan sangat tidak bagus baik untuk anak-anak ataupun orang dewasa, bahkan akan lebih buruk lagi bagi bayi yang belum lahir. Kondisi ini dikenal dengan nama Macrostomia. Berikut adalah beberapa kemungkinan masalah kesehatan yang mungkin timbul akibat kondisi ini.

Polisitemia
Sekitar setengah dari kasus bayi yang mengalami Macrostomic memiliki peningkatan jumlah sel darah merah. Ini akan membuat darah lebih kental dan memperlambat aliran darah normal, sekaligus mempengaruhi fungsi sistem saraf pusat.

Hipoglikemia
Ini adalah kondisi yang terjadi saat kadar gula darah turun di bawah 50 mg/dL. Hipoglikemia sangat berbahaya dan bisa merusak ginjal, jantung, dan otak.

Gangguan pernapasan
Biasanya, anak-anak macrostomic menderita beberapa jenis masalah pernapasan.

Hiperbilirubinemia
Kondisi ini terjadi saat bilirubin melintasi penghalang yang melindungi otak. Ini dapat mempengaruhi neuron di otak dan menghancurkannya. Penyakit ini dikenal sebagai Kernicterus.

Cedera
Saat bayi besar ini melewati jalan lahir, hal ini bisa mengakibatkan patah tulang dan merusak klavikula.

Jika Anda ingin melahirkan anak yang sehat, Anda harus menjaga kesehatan. Kunjungi dokter secara teratur untuk memantau kondisi bayi, konsumsi makanan sehat, dan juga harus tetap aktif secara fisik. Ini akan memastikan anak yang Anda lahirkan akan sehat dan mencegah komplikasi saat melahirkan.

Sumber: Healthy Life Idea

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Nangka Bisa Obati Kanker

Buah nangka. Nangka merupakan buah terbesar di dunia dengan berat bisa mencapai 45 kilogram. Buah ini memiliki kulit hijau atau kuning tebal dan keras dengan daging berwarna kuning jika sudah masak. Karena tekstur, fleksibilitas dan kandungan gizinya, buah ini sangat populer di kalangan vegan.  Buah nangka kaya akan nutrisi, seperti serat, kalium, magnesium, kalsium, zat besi, vitamin A, B6 dan C, serta protein. Secangkir nangka akan memberikan 25 persen vitamin B6 yang direkomendasikan untuk kebutuhan tubuh. Kanker kolorektal merupakan penyakit yang sulit untuk diobati. Dan menurut National Cancer Institute, penyakit ini telah menjangkiti lebih dari 1,17 juta orang di Amerika Serikat setiap tahunnya. Untungnya, nangka berhasil mengobati jenis kanker ini dan memperkuat organ tubuh Anda. Lalu, apa lagi yang bisa dilakukan nangka untuk tubuh Anda? Mencegah kanker usus Nangka kaya akan fitonutrien, isoflavon, lignan, dan saponin yang memiliki sifat antikanker yang kuat. Nutrisi ini ak...