Skip to main content

5 Jenis Ikan yang Harus Berhenti Anda Makan

Ilustrasi ikan.

Hampir semua orang di dunia ini menyukai ikan. Ya, ikan telah dikonsumsi sebagai salah satu menu harian selama lebih dari lima juta tahun. Rasanya yang enak dan sarat dengan gizi, membuatnya menjadi sangat digemari.

Kini, ada ratusan varietas dari ikan, bahkan lebih banyak cara untuk mempersiapkannya, yang pasti akan membuat Anda semakin mencintai ikan. Tapi jangan salah, tidak semua jenis ikan dapat dikonsumsi.

Seperti beberapa jenis ikan berikut ini. Meski kebanyakan orang menilainya sebagai ikan yang sehat, namun ternyata, ikan-ikan ini tidak boleh Anda konsumsi dan harus Anda hindari.

1. Kepiting raja impor
Sebagian besar kepiting diimpor dari Rusia, tetapi hewan yang satu ini sering dicap sebagai kepiting raja Alaska. Jenis kepiting ini memang aman untuk dikonsumsi, tetapi karena populasi tersebut diawasi, impor kepiting ini terus mengalami penurunan.

2. Hiu
Hiu mengandung kadar merkuri yang berbahaya. Tapi, seperti laba-laba, hiu juga membantu menjaga populasi ikan di bawah laut dengan memakan ikan yang dianggap berbahaya bagi ikan lainnya. Jika terus ditangkap, hiu juga bisa mengalami kepunahan.

3. Udang impor
Udang impor dikenal sebagai salah satu seafood paling kotor. Fakta bahwa hanya 10 persen dari udang AS yang diimpor, adalah alasan yang cukup untuk menghindarinya.

4. Lele impor
Hampir semua lele yang dijual di AS berasal dari Vietnam, di mana mereka menggunakan antibiotik berbahaya untuk peternakan ikan. Antibiotik ini diketahui dilarang di Amerika Serikat.

5. Belut Amerika
Belut yang sering dijadikan sebagai isian dalam sushi ini memiliki kadar PCB dan merkuri yang tinggi. Peternakan yang digunakan untuk membudidayakan belut inipun sangat tercemar.

Sumber: Healthy Life Star

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Tekanan Darah Normal Bukan 120/80

Ilustrasi tekanan darah normal. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi kardiovaskular umum yang dapat mempengaruhi orang dari segala usia. Bahkan, lebih dari 40 persen orang dewasa di atas usia 25 tahun telah menderita penyakit ini. Hipertensi menyumbang 50 persen dari seluruh kematian di dunia, dan penyebabnya adalah penyakit kardiovaskular. Sembilan dari sepuluh orang di Amerika Serikat menderita hipertensi pada usia 65 tahun. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit mematikan, dan untuk mencegahnya, sangat penting untuk mengatur pola makan Anda. Gaya hidup sehat dapat menjaga sistem kardiovaskular Anda agar tetap sehat dan mengontrol tekanan darah Anda.  Baca juga: Bersihkan Pembuluh Darah dengan Satu Cangkir Minuman Ini Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah mengecek tekanan darah Anda secara rutin. Ya, hampir semua orang tahu bahwa 120/80 merupakan tekanan darah manusia normal. Tetapi, menurut pedoman baru dari Asosiasi ESC, standar ini telah b...