Skip to main content

Ini Makanan Penyebab Kanker Terbesar

Ilustrasi sel kanker.

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Saat ini, ada lebih dari 1,5 juta orang di seluruh dunia yang didiagnosis menderita beberapa jenis kanker.

Untuk itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melakukan kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya dari mengonsumsi makanan karsinogenik, yang dapat mengarah pada perkembangan sel-sel kanker di dalam tubuh.

Sayangnya, gaya hidup modern penuh dengan makanan-makanan penyebab kanker. Jika Anda tak mau kanker tumbuh di tubuh Anda, mulai sekarang jauhi makanan berikut ini, karena telah dianggap sebagai penyebab kanker terbesar.

Hot dog merupakan salah satu makanan cepat saji paling populer di seluruh dunia, terutama di kalangan populasi yang lebih muda. Meskipun lezat, ternyata hot dog diproses tanpa nilai gizi sama sekali.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa hot dog merupakan salah satu menu sarapan yang sangat umum, bersama dengan telur, kopi, roti, dan susu. Sayangnya, Institut Penelitian Kanker Amerika menyatakan bahwa ketika teratur dikonsumsi untuk sarapan, hot dog meningkatkan kemungkinan kanker kolorektal dengan angka mengejutkan, yaitu hingga 21 persen.

Yang lebih buruk, anak-anak yang mengonsumsi lebih dari 12 hot dog per bulan memiliki peningkatan risiko penyakit, salah satunya leukemia. Berikut beberapa bahan berbahaya yang ditemukan dalam hot dog.
  • Daging babi
  • Ayam yang diproses secara mekanis
  • Dekstrosa
  • Garam kurang dari 2 persen
  • Perasa
  • Sirup jagung
  • Sodium diasetat
  • Natrium laktat
  • Natrium nitrit
  • Natrium askorbat
  • Sodium fosfat

Nitrat dan nitrit di dalam daging termal yang diproses mengandung amina dan bentuk nitrosamin yang bersifat karsinogenik, yang dapat menyebabkan pembelahan sel abnormal, yaitu pengembangan tumor.

Sumber: Health Tips Portal

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Tekanan Darah Normal Bukan 120/80

Ilustrasi tekanan darah normal. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi kardiovaskular umum yang dapat mempengaruhi orang dari segala usia. Bahkan, lebih dari 40 persen orang dewasa di atas usia 25 tahun telah menderita penyakit ini. Hipertensi menyumbang 50 persen dari seluruh kematian di dunia, dan penyebabnya adalah penyakit kardiovaskular. Sembilan dari sepuluh orang di Amerika Serikat menderita hipertensi pada usia 65 tahun. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit mematikan, dan untuk mencegahnya, sangat penting untuk mengatur pola makan Anda. Gaya hidup sehat dapat menjaga sistem kardiovaskular Anda agar tetap sehat dan mengontrol tekanan darah Anda.  Baca juga: Bersihkan Pembuluh Darah dengan Satu Cangkir Minuman Ini Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah mengecek tekanan darah Anda secara rutin. Ya, hampir semua orang tahu bahwa 120/80 merupakan tekanan darah manusia normal. Tetapi, menurut pedoman baru dari Asosiasi ESC, standar ini telah b...