Skip to main content

Kurangi Risiko Kanker Paru-paru Hingga 50% dengan Ini

Bawang putih kurangi risiko kanker paru-paru.

Merokok merupakan penyebab utama untuk kanker paru-paru. Bahkan, perokok pasif pun bisa terkena penyakit ini. Banyak studi ilmiah yang menunjukkan bahwa bawang putih sangat efektif dalam memerangi kanker paru-paru.

Pengobatan dan ilmuwan China membuktikan, konsumsi bawang putih mentah dapat menurunkan risiko kanker paru-paru hingga 50 persen. Penelitian ini melibatkan 4500 peserta sehat dan 1500 penderita kanker, dengan menanyakan seberapa sering mereka mengonsumsi bawang putih.

Bawang putih mengandung senyawa yang sangat kuat untuk melawan kanker paru-paru. Tetapi, selain bawang putih, ada beberapa makanan lain yang juga efektif dalam memerangi kanker paru-paru, apa saja?


1. Jagung
Jagung merupakan antioksidan kuat dan mengandung beta-cryptoxanthin, yang dapat melindungi paru-paru dari kanker. Oleh karena itu, perokok harus rutin mengonsumsi jagung.

2. Jahe
Mengonsumsi teh jahe dapat meringankan pernapasan. Jika Anda tidak ingin mengonsumsi teh jahe, Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi sepotong jahe.

3. Jeruk
Selain kaya vitamin, jeruk mengandung cryptoxanthin, yang dapat mencegah kanker paru-paru.

4. Jus wortel
Jus wortel dapat membantu memurnikan tubuh dan mengalkalize darah.

5. Brokoli
Merokok dapat mengurangi kadar vitamin C dalam tubuh, dan brokoli kaya akan vitamin C. Juga menjadi salah satu makanan terbaik untuk membersihkan tubuh kita. Jadi, Anda harus makan lebih banyak brokoli untuk menghilangkan nikotin dari organ tubuh.

Tanaman seperti oregano, kulit jeruk, elecampane, eucalyptus, peppermint, lungwort, akar osha, chaparral, dan lobelia, juga telah digunakan selama ratusan tahun sebagai solusi alami untuk mengatasi masalah pernapasan.

Sumber: Healthy Food Headlines

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Tekanan Darah Normal Bukan 120/80

Ilustrasi tekanan darah normal. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi kardiovaskular umum yang dapat mempengaruhi orang dari segala usia. Bahkan, lebih dari 40 persen orang dewasa di atas usia 25 tahun telah menderita penyakit ini. Hipertensi menyumbang 50 persen dari seluruh kematian di dunia, dan penyebabnya adalah penyakit kardiovaskular. Sembilan dari sepuluh orang di Amerika Serikat menderita hipertensi pada usia 65 tahun. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit mematikan, dan untuk mencegahnya, sangat penting untuk mengatur pola makan Anda. Gaya hidup sehat dapat menjaga sistem kardiovaskular Anda agar tetap sehat dan mengontrol tekanan darah Anda.  Baca juga: Bersihkan Pembuluh Darah dengan Satu Cangkir Minuman Ini Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah mengecek tekanan darah Anda secara rutin. Ya, hampir semua orang tahu bahwa 120/80 merupakan tekanan darah manusia normal. Tetapi, menurut pedoman baru dari Asosiasi ESC, standar ini telah b...