Skip to main content

Produk Harian Ini Perlahan Membunuh Anda

Ilustrasi hand sanitizer.

Pembersih tangan atau hand sanitizer merupakan salah satu produk kosmetik yang paling banyak digunakan. Ini dikarenakan, produk ini dianggap praktis untuk melindungi diri dari bakteri dan kotoran tanpa harus mencuci tangan.

Tidak heran jika Anda gemar menggunakannya, karena produk ini diklaim dapat dengan mudah dan cepat membunuh kuman. Selain itu, hand sanitizer juga sangat praktis untuk dibawa ke mana-mana. 

Jika Anda salah satu orang yang suka menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan telapak tangan, artikel ini akan membuka mata Anda dan membuat Anda berpikir dua kali untuk menggunakannya lagi.

Mungkin Anda berpikir, Anda telah melakukan hal yang benar dengan selalu menggunakan hand sanitizer, karena tangan Anda selalu terlindung dari kuman dan bakteri. Tetapi tahukah Anda, menggunakan hand sanitizer dapat merugikan kesehatan Anda?

Ya, fakta yang beredar, hand sanitizer sangat bagus untuk membunuh kuman dan bakteri, seperti bakteri penyebab flu, pilek, bahkan salmonella. Fakta ini memang benar, tetapi selain membunuh kuman jahat, hand sanitizer juga dapat menyingkirkan bakteri baik yang dibutuhkan tubuh Anda.

Baca juga: Cara Haluskan Tangan Kurang dari Satu Menit

Anda mungkin terkejut saat mengetahui bahwa tubuh Anda membutuhkan bakteri tertentu. Tetapi ini memang benar, karena bakteri baik sangat baik untuk organ tubuh Anda, seperti menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap seimbang dan membantu melawan bakteri jahat.

Jadi, jika bakteri baik terbunuh, maka kekebalan tubuh Anda akan melemah dan tidak memiliki kekuatan untuk melawan infeksi, peradangan, dan kondisi lainnya. Pada akhirnya, Anda akan lebih sering sakit dibanding jika Anda tidak menggunakan hand sanitizer.

Selain kondisi di atas, menggunakan pembersih tangan juga dapat meningkatkan jumlah Bisphenol A (BPA). Bahan kimia ini benar-benar dapat merusak sistem endokrin Anda, yaitu sistem yang menghasilkan hormon untuk mengontrol fungsi tubuh dan membantu mempertahankan jaringan dan organ tubuh.

Menurut hasil studi terbaru, jumlah tinggi BPA dalam tubuh dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, diabetes, bahkan kemandulan. 

Kesimpulannya, pembersih tangan atau hand sanitizer dapat membunuh bakteri baik di tangan Anda, melemahkan sistem kekebalan tubuh, merusak sistem endokrin, mengganggu keseimbangan hormon, dan menyebabkan sejumlah masalah kesehatan lainnya. Untuk itu, mulai sekarang, cari cara lain untuk menjaga kebersihan Anda.


Sumber: Just Natural Life

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Nangka Bisa Obati Kanker

Buah nangka. Nangka merupakan buah terbesar di dunia dengan berat bisa mencapai 45 kilogram. Buah ini memiliki kulit hijau atau kuning tebal dan keras dengan daging berwarna kuning jika sudah masak. Karena tekstur, fleksibilitas dan kandungan gizinya, buah ini sangat populer di kalangan vegan.  Buah nangka kaya akan nutrisi, seperti serat, kalium, magnesium, kalsium, zat besi, vitamin A, B6 dan C, serta protein. Secangkir nangka akan memberikan 25 persen vitamin B6 yang direkomendasikan untuk kebutuhan tubuh. Kanker kolorektal merupakan penyakit yang sulit untuk diobati. Dan menurut National Cancer Institute, penyakit ini telah menjangkiti lebih dari 1,17 juta orang di Amerika Serikat setiap tahunnya. Untungnya, nangka berhasil mengobati jenis kanker ini dan memperkuat organ tubuh Anda. Lalu, apa lagi yang bisa dilakukan nangka untuk tubuh Anda? Mencegah kanker usus Nangka kaya akan fitonutrien, isoflavon, lignan, dan saponin yang memiliki sifat antikanker yang kuat. Nutrisi ini ak...