Skip to main content

Mengapa Anda Sulit Hilangkan Lemak Perut? Ini Alasannya

Ilustrasi lemak menumpuk.

Tidak sedikit orang yang mengeluhkan sangat sulit untuk dapat menurunkan berat badan, termasuk menghilangkan lemak yang ada di sekitar perut. Dan akhirnya, mereka pasrah dan menyerah dengan kondisi ini.

Berbagai macam cara mungkin sudah mereka lakukan, mulai dari menjalani diet sampai melakukan olahraga keras. Namun, tak kunjung membuahkan hasil. Atau memang, mereka sulit menekan keinginan untuk makan atau sekadar mengemil.

Jika Anda termasuk dalam kelompok orang-orang yang telah mencoba berbagai macam diet dan olahraga, namun gagal menghilangkan lemak di sekitar perut, cek apakah Anda membuat salah satu dari kesalahan-kesalahan berikut ini.

1. Kurang magnesium.
Tubuh membutuhkan magnesium untuk mengoperasikan jantung, saraf dan otot. Kadar yang tepat akan berdampak pada penurunan berat badan dan pembentukan tubuh. Sebuah studi menyatakan bahwa asupan yang cukup dari magnesium dikaitkan dengan rendahnya tingkat glukosa dan insulin.

Tips: Sering-seringlah mengonsumsi sayuran berdaun dan kacang-kacangan.

Baca juga: Minuman Ini Bakar Lemak Anda dalam 8 Jam

2. Makan terlalu banyak garam.
Garam menyebabkan perpindahan air dari aliran darah ke kuit, konsumsi garam berlebih akan membuat Anda lebih tebal. Sayangnya, lebih dari 90 persen orang telah melebihi dosis harian yang direkomendasikan, yaitu 4 gram.

Tips: Hindari menambahkan garam dalam masakan dan ganti dengan rempah-rempah lain. Cobalah memasak dengan menggunakan cabai, lada, jahe, rosemary, kayu manis, dan lain-lain.

3. Minuman berkarbonasi.
Konsumsi 2 gelas per hari membuat lemak menumpuk di perut 5 kali lebih banyak. 

Tips: Ganti minuman ini dengan jus alami. Selain itu, patuhi aturan minum 8 gelas air putih setiap hari dan minum lebih banyak teh tanpa gula. 

4. Kurang tidur.
Karena tidak bisa tidur, Anda akan berinisatif untuk mengonsumsi makanan berlemak, yang dapat mengaktifkan hormon lapar.

Tips: Tidur cukup antara 7-9 jam sehari. Jaga suhu ruangan sekitar 18 derajat dan hindari kafein setelah 19 jam.

5. Mengonsumsi lemak yang salah.
Tubuh tidak akan memberikan reaski yang sama untuk semua jenis lemak. Lemak jenuh jauh lebih berbahaya  daripada yang mengandung asam lemak omega 3. Asam lemak omega 3 dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, biji bunga matahari, salmon, minyak zaitun dan alpukat. 

Tips: Seimbangkan konsumsi lemak jenuh dan tak jenuh setiap hari.


Sumber: Healthy Life Vision

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Nangka Bisa Obati Kanker

Buah nangka. Nangka merupakan buah terbesar di dunia dengan berat bisa mencapai 45 kilogram. Buah ini memiliki kulit hijau atau kuning tebal dan keras dengan daging berwarna kuning jika sudah masak. Karena tekstur, fleksibilitas dan kandungan gizinya, buah ini sangat populer di kalangan vegan.  Buah nangka kaya akan nutrisi, seperti serat, kalium, magnesium, kalsium, zat besi, vitamin A, B6 dan C, serta protein. Secangkir nangka akan memberikan 25 persen vitamin B6 yang direkomendasikan untuk kebutuhan tubuh. Kanker kolorektal merupakan penyakit yang sulit untuk diobati. Dan menurut National Cancer Institute, penyakit ini telah menjangkiti lebih dari 1,17 juta orang di Amerika Serikat setiap tahunnya. Untungnya, nangka berhasil mengobati jenis kanker ini dan memperkuat organ tubuh Anda. Lalu, apa lagi yang bisa dilakukan nangka untuk tubuh Anda? Mencegah kanker usus Nangka kaya akan fitonutrien, isoflavon, lignan, dan saponin yang memiliki sifat antikanker yang kuat. Nutrisi ini ak...