Skip to main content

Gejala Awal Kerusakan Hati yang Sering Diabaikan

Ilustrasi kulit menguning.

Apakah Anda tahu bahwa hati merupakan organ padat terbesar dalam tubuh kita, yang memiliki berbagai fungsi? Ya, beberapa fungsi yang paling penting dari organ hati, di antaranya menjaga darah agar tetap bersih, menghasilkan empedu, dan mengakumulasi glikogen untuk menghasilkan energi.

Ini membuktikan bahwa hati merupakan organ vital dalam tubuh kita. Dan jika terjadi masalah, kesehatan Anda berada dalam risiko serius. Sayangnya, banyak hal yang bisa membuat organ hati kita menjadi rusak, tapi kebanyakan orang tidak menyadarinya.

Merawat organ hati dan mengetahui gejala-gejala yang dapat mengarah pada kerusakannya sangatlah penting. Berikut beberapa gejala awal yang tak boleh Anda abaikan, yang mengarah pada kerusakan organ hati.

1. Kulit menguning.
Gejala pertama adalah perubahan pada warna kulit Anda. Jika hati Anda tidak cukup kuat atau rusak, maka ia tidak akan dapat memroses racun dari makanan yang Anda konsumsi. Ini akan menyebabkan bilirubin terakumulasi, yang bisa membuat warna kulit Anda menjadi menguning.

2. Perubahan urine dan kotoran.
Ini mungkin tidak terjadi secara teratur, tetapi Anda perlu pergi ke dokter untuk menganalisis urine dan tinja Anda. Jika dokter menemukan beberapa perubahan warna atau komposisi, berarti Anda memiliki beberapa masalah hati. Jika urine Anda berbusa dan gelap, atau tinja Anda berwarna pucat, Anda harus periksakan ke dokter sesegera mungkin.

3. Kembung.
Jika Anda mengalami kembung secara tiba-tiba, ini bisa menjadi tanda Anda memiliki masalah dengan organ hati. Hati yang rusak akan menahan cairan, yang menyebabkan perut Anda menjadi kembung.

4. Timbul rasa sakit.
Jika Anda menderita kram di perut atau rasa sakit yang tajam, kemungkinan Anda memiliki beberapa masalah dengan organ hati. Fungsi hati yang terganggu dapat menimbulkan rasa sakit di perut. Dalam kasus Anda merasakan sakit di sisi kiri perut, Anda harus memeriksakannya ke dokter.

5. Refluks asam dan muntah.
Jika jumlah refluks asam meningkat, berarti Anda menderita masalah hati. Ketika hati rusak, hal ini akan mendorong cairan pencernaan di kerongkongan, yang mengarah pada refluks asam dan pencernaan yang buruk. Kondisi pencernaan yang buruk, pada akhirnya dapat menyebabkan muntah.

Ingat, jika Anda mengalami salah satu gejala yang disebutkan di atas, maka Anda harus memeriksakan ke dokter sesegera mungkin.

Sumber: Healthy Food House

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Nangka Bisa Obati Kanker

Buah nangka. Nangka merupakan buah terbesar di dunia dengan berat bisa mencapai 45 kilogram. Buah ini memiliki kulit hijau atau kuning tebal dan keras dengan daging berwarna kuning jika sudah masak. Karena tekstur, fleksibilitas dan kandungan gizinya, buah ini sangat populer di kalangan vegan.  Buah nangka kaya akan nutrisi, seperti serat, kalium, magnesium, kalsium, zat besi, vitamin A, B6 dan C, serta protein. Secangkir nangka akan memberikan 25 persen vitamin B6 yang direkomendasikan untuk kebutuhan tubuh. Kanker kolorektal merupakan penyakit yang sulit untuk diobati. Dan menurut National Cancer Institute, penyakit ini telah menjangkiti lebih dari 1,17 juta orang di Amerika Serikat setiap tahunnya. Untungnya, nangka berhasil mengobati jenis kanker ini dan memperkuat organ tubuh Anda. Lalu, apa lagi yang bisa dilakukan nangka untuk tubuh Anda? Mencegah kanker usus Nangka kaya akan fitonutrien, isoflavon, lignan, dan saponin yang memiliki sifat antikanker yang kuat. Nutrisi ini ak...