Skip to main content

Awas Jangan Konsumsi Ikan Ini, Berbahaya

Ikan basa.

Ikan basa sangat populer di seluruh Eropa dan Amerika Serikat karena harganya yang relatif rendah. Ikan basa merupakan bagian dari keluarga ikan lele yang terdiri dari 21 spesies yang berbeda. 

Mungkin Anda bertanya-tanya, dengan harganya yang relatif rendah, apakah ikan ini memiliki kualitas yang baik? Ya, beberapa fakta mengenai ikan basa berikut ini akan mengejutkan Anda.

Ikan basa (Pangasius fillet) dijual dalam bentuk fillet beku di seluruh Eropa dengan harga yang sangat murah. Tapi, Anda harus sangat berhati-hati, karena ikan yang berasal dari Vietnam ini sangat rendah dalam hal kualitas dan dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan Anda.

Menurut para ahli, ikan ini dibudidayakan didekat Sungai Mekong di Vietnam, yang merupakan salah satu sungai paling tercemar di dunia. Ya, Anda mungkin akan lebih terkejut saat kami memberi tahu Anda bahwa ikan ini dibudidayakan di kolam limbah yang mengandung racun tinggi dan bakteri. 


Para ahli memperingatkan, daging dari ikan ini sarat dengan logam berat, klorat, isomer, hexachlorobenzene, dan senyawa berbahaya lainnya. Bahkan, Amerika Serikat pun telah melarang impor ikan basa, karena tingginya tingkat kontaminan dalam daging dan kecurigaan bahwa ikan ini mengandung antibiotik.

Ya, ikan ini sangat tidak sehat, karena mengonsumsi bahan limbah yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Ikan basa yang dijual di pasaran, disuntikkan dengan antibiotik dan hormon untuk membuat ukuran ikan menjadi lebih besar. 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ikan ini dijual dengan harga yang sangat rendah sehingga sangat mudah menarik pelanggan dan supermarket untuk membeli dan tidak menyadari kualitas daging. 

Ikan ini tidak mengandung nutrisi yang sehat dan tidak mengandung minyak omega-3, atau nutrisi penting lainnya yang biasa ditemukan pada ikan alami. Mungkin, ikan ini baik dalam hal rasa, namun ikan ini sangat berbahaya bagi kesehatan Anda, inilah alasannya mengapa Anda harus menghindarinya.

Sumber: My Healthy Life Guide

Comments

Popular posts from this blog

Setiap Pagi, Minum Segelas Air Ini dan Kanker Akan Hilang

Ilustrasi minuman pemusnah kanker. Para ahli medis menemukan bahwa hingga 95 persen dari semua penyakit kanker memiliki lingkungan asam di belakangnya. Mereka juga menemukan, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa, di mana tingkat pH-nya 7,36 atau lebih. Dan hal terburuknya adalah asidosis (keasaman) tidak hanya terhubung dengan perkembangan kanker. Asidosis juga dikaitkan dengan penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung, dan hampir semua penyakit kronis lainnya yang banyak diderita saat ini. Untuk itu, kami akan menunjukkan cara untuk membuat air alkali detoksifikasi, dengan lemon dan sedikit garam. Resep ini sangat sederhana, dan Anda hanya memerlukan waktu 5 menit untuk mempersiapkannya.  Baca juga: 3 Bahan Alami Ini Efektif Bunuh Kanker Rahim Apakah Anda tahu, bahwa lemon memiliki keseimbangan pH yang kuat? Meskipun lemon memiliki rasa asam, namun lemon memiliki tingkat basa yang kuat, yang mampu mengatur pH tubuh. ...

3 Kali Konsumsi Minuman Manis Berisiko Kanker Payudara

Ilustrasi kanker payudara. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang tak kalah berbahaya dan mematikan. Banyak wanita yang ketakutan dan merasa cemas jika dirinya sampai terjangkit penyakit ini. Kanker payudara menyerang secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Untuk itu, mencegah merupakan langkah terbaik untuk menghindari penyakit yang dapat merenggut keindahan dari seorang wanita ini. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh Anda, seperti makanan dan minuman. Terutama asupan gula yang terdapat dalam minuman Anda. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Kanada, yang dipublikasikan dalam Journal BMC Public Health menyatakan bahwa hanya mengonsumsi 3 kali minuman manis dalam seminggu, dapat meningkatkan kepadatan jaringan payudara dan meningkatkan risiko kanker payudara. Baca juga: Penyebab Kanker Payudara yang Anda Minum Setiap Hari Penelitian ini melibatkan 776 wanita sebelum menopause, dan 779...

Ternyata, Tekanan Darah Normal Bukan 120/80

Ilustrasi tekanan darah normal. Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi kardiovaskular umum yang dapat mempengaruhi orang dari segala usia. Bahkan, lebih dari 40 persen orang dewasa di atas usia 25 tahun telah menderita penyakit ini. Hipertensi menyumbang 50 persen dari seluruh kematian di dunia, dan penyebabnya adalah penyakit kardiovaskular. Sembilan dari sepuluh orang di Amerika Serikat menderita hipertensi pada usia 65 tahun. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit mematikan, dan untuk mencegahnya, sangat penting untuk mengatur pola makan Anda. Gaya hidup sehat dapat menjaga sistem kardiovaskular Anda agar tetap sehat dan mengontrol tekanan darah Anda.  Baca juga: Bersihkan Pembuluh Darah dengan Satu Cangkir Minuman Ini Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah mengecek tekanan darah Anda secara rutin. Ya, hampir semua orang tahu bahwa 120/80 merupakan tekanan darah manusia normal. Tetapi, menurut pedoman baru dari Asosiasi ESC, standar ini telah b...